Retnodevil’s Weblog

Menantinya Lewat

Oktober 24, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

bersembunyi : memperhatikan tanpa terlihat :)

bersembunyi : memperhatikan tanpa terlihat :)

Jika semua kesempatan mengarah padanya, segenap mata hati dan jiwaku tertuju pula padanya. Sosok yang sangat menarik dengan kesederhanaan dan kelugasannya. Dia belum mengerti bagaimana hati menjadi beriak ketika mata selalu tertarik untuk tertuju padanya. Aku sedang suka memperhatikannya, mencuri kesempatan dan mencari-cari ketika ia tiada. Jarak ini tidak memungkinkan aku merengkuhnya, saat ini.

I wish :)

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Hati Bersiap

September 16, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

red-crystal-heart

red-crystal-heart

Menata hati bukan perkara yang mudah. Luka menganga masih bertalu, menyisakan banyak pedih karena penghianatan komitmen.

Tapi sudah, semua sudah lewat,  bersiap, di hari ini.. rasa sakit muai sirna. Tak lagi ingat betapa sakit, tetapi justru tidur terlalu nyenyak hingga kesiangan. Menikmati hari, pagi siang dan malam, hingga menjadi ratu peraduan dan ratu di tempat tinggal sendiri. :)

Berpindah tempat, berjumpa dengan banyak teman yang sudah lama terabaikan. Beragam janji disusun, tak sabar menanti waktu yang tepat itu. Duh Dewi Laksmi..

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

wind chimes

September 12, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

solar-powered-light-show-wind-chime

wind chimes

Saat aku datang pada Mbak Donna, seorang tarot reader di Ciasem Kebayoran Baru, kudengar klentingan bunyi wind chimes di sudut depan rumahnya. Halaman yang punya banyak ruang kosong itu memang sangat memungkinkan angin meniupnya sehingga wind chimes ini berbunyi lebih sering. Rasanya sangat adem seperti di kuil-kuil Buddhis di film-film, iya karena aku sendiri tidak pernah sekalipun menyambanginya. Ketika kutanya, ia membelinya di Shambala, sebuah toko yang di Pondok Indah Mall south sky walk lantai 1.

Jumat 19.00 WIB, aku memaksakan diri untuk pergi ke sana. Dengan tas ransel kerja yang sangat berat aku menyeberangi jalanan. Setelah kumasuki, aku memburu dan harus membaca shopping directory supaya segera sampai, atau aku kelebihan energi untuk mencarinya di tengah belantara Pondok Indah Mall. Alhasil toko kecil berjudul  Shambala “inner peace  bla.. bla bla.. shop” kutemukan. Aku menemukan salah satu yang berukuran sedang, dengan berbagai elemen yang akan merangkai bunyi gemerincingnya : earth, wind, water, fire etc… etc… solid black! dan aku menukarnya dengan debit card Mandiri yang digesek Rp 130.000,- whopppppsss.. harusnya di Jogja aku bisa mendapatkan selusin! Mahal? Tidak kupikir, karena ini akan menggantikan kesedihanku, mengisi kekosongan hatiku dengan bunyi-bunyian, kekosongan yang justri membuatku gembira. Saat ini, tidak ada yang lebih penting dari kebahagiaanku, ya karena aku harus berusaha untuk menemukan jalan keluarku sendiri.

Kupasang di salah satu jendela yang kini pukul 06.00 sudah kubuka. Dingin dan angin berhembus masuk. Udara segar dan matahari belum lagi terik. Bonus, aku masih berhak untuk menyusupkan kakiku di antara selimut yang terlipat rapi. Sementara di sampingku, secangkir teh melati sudah kuseduh.. indahnya dunia!

Pikiranku kembali pada Mbak Donna. Bagaimana ia membacakan kartu tarotku. Aku tau bukan tarot itu yang menjadi jalan keluar bagiku. Tapi aku butuh ditenangkan. Banyak hal yang ia katakan dari tarot yang berbisik melalui angka, gambar dan meditasi. Semuanya mengatakan semua akan baik-baik saja, asalkan aku mampu melakukan breakthru’! Memang tidak mudah, tapi harus dicoba. Jangan suka membandingkan.. dan intinya Let it Go! So aku juga begitu, let it go, sejauh itu positif. Dan akhirnya kusadari, bahwa aku sudah lama tidak bahagia, dan kini adalah saat yang tepat..images

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized
Ditandai: , ,

Like Julianingsih

Desember 2, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

I miz U!

sahabatku, saudaraku..

Dia selalu membuatku menjadi merasa berarti dan merasa selalu mempunyai seseorang saat terasa semua orang meninggalkanku..

Dia adalah mata, yang mengerti merah putihnya aku.. demikian juga aku.

Dia adalah keriangan.. tiada yang tak terselesaikan di tangannya.

Perempuan tangguh, single, lovely, religious dan aku mencintainya sebagai saudara..

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized
Ditandai:

Friendster.. Facebook.. WordPress

Agustus 26, 2008 · & Komentar

Ada satu sisi yang untuk beberapa saat dan beberapa peristiwa ternyata kadang seseorang antisosial. Entah mengapa. Jarak? Waktu dan bercengkrama dengan rekan-rekan, mencari teman? Beberapa kali saya mengandalkan facebook dan friendster untuk mencari seseorang yang saya ingin jumpai.. termasuk wordpress untuk melihat dan membaca apa yang ada di dalam batok kepala teman saya. Weblog favorit saya dari dulu tentu saja The Red Femi. Bagiku blognya selalu energizing me.. dia selalu bisa mengungkapkan apapun menjadi cerita yang selalu menyejukkan jika dibaca.

Hari ini aku mencari seseorang, kupandangi foto-foto yang dia upload pada facebook.. OOhh.. ternyata.. aku tertinggal beberapa tahun kemajuan dibandingnya.. Aku harus berlari lebih cepat mengejar ketinggalan..

→ 3 CommentsKategori: Uncategorized
Ditandai: , , ,

Solo Me- Oooooo

Agustus 26, 2008 · 1 Komentar

Tidak ada pagi yang quiet in the morning bersama dengan seduhan teh madu dan beberapa batang rokok, pagi yang selalu aku dambakan. Jam kerjaku berubah. Yang awalnya 12.00-24.00 dilanjutkan dengan hang out.. sekarang 09.00-17.00 no hang out! Ya, aku pindah kerja ke Jakarta, setelah dari Solo. Jakarta yang setelah selama 9 bulan aku tinggalkan.

Tidak buru-buru ke kantor, seperti pagi ini. Jalanan lengang.. semua lancar, aku sempat membeli bubur ayam berkuah di depan Swalayan Santa.. Rp 6.000,- bubur+kerupuk+sate usus dan sate hati ayam. Bukan sarapan yang berat kurasa.

Solo.. selalu menyisakan kegembiraan dan kesedihan sekaligus.. Aku merindukannya kini. Dengan segala gegap gempitanya dan sunyinya di setiap lorong hati dan relung-relungnya. Namun justru lorong sunyi itu adalah isinya. Aku merindukannya.. selalu…

→ 1 CommentKategori: Uncategorized
Ditandai: , , ,

Trust No ONE!

Januari 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Aku percaya apa yang dikatakan seseorang, Trust No ONE! Dan aku juga percaya dengan yang dikatakan orang lain lagi, Jangan Pernah Berharap Pada Manusia.. Karena kedua pernyataan itu justru mengacu pada sebuah kalimat, “Jangan percaya (sekali pun) padaku.” Bukan semata-mata orang tidak ingin dipercaya. Pasti dia sudah melalui pergulatan lebih panjang dan lebih berliku daripada aku. Asam garamnya lebih berasa!

Semua ucapan dan sekalipun sudah tertuang hitam di atas putih, tidak ada yang bisa dipercaya. People change! Begitu pun dengan lidah dan ingatan..

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Triwindu

Januari 18, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Aku heran, ketika istri Mangkunegara VII ulangtahun ke 24 dikado sebuah pasar. Apakah itu artinya semacam mesin uang? Seperti paman gober di zamannya? 1939! Mungkin kalau zaman sekarang artinya dikado supermarket ya? Atau Hypermarket.. ah tapi sekarang Triwindu nggak bagus2 amat, tepatnya flea market! Duh kasihan ya tuh kado.. nggak terawat. Secuplik. Mahal pula, mosok aku mau beli kobokan harganya Rp 50.000? Yang bener aja, nggak kuno2 amat. tapi pink pastelnya sangat menggoda! Tetap saja nggak kubeli. Nggak tega, coz kobokan itu akan naik pangkat jadi tempat floating candle… huh!

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Menuntut! Apa indahnya?

Januari 14, 2008 · & Komentar

Menuntut, apa indahnya dari sebuah tuntutan? Apa buah dari tuntutan? Mengapa menuntut? Dan mengapa memutuskan memulai untuk menuntut. Merasa berhak-kah? Atau merasa keadaan sudah semakin baik? Ternyata tidak juga. Hanyalah sebuah egoisme yang dipaksakan pada orang lain. Tuntutan hanya membuahkan ketertindasan. Disaat itulah, hati yang sekian waktu nyaman untuk ditinggali, kini, bagaikan neraka jahanam, yang habis membabat pohon-pohon rindang, pohon kasih yang tertanam di relung.. what should i do? 

→ 3 CommentsKategori: Uncategorized

Tukar Mimpi

Januari 6, 2008 · 1 Komentar

Seandainya aku ingin bertukar mimpi denganmu bolehkah? Tanpa kita mengetahui apakah mimpi di kala kita tidur itu bagus atau jelek. Kontrak paten selama sekian waktu yang akan kita sepakati? Bisakah? Atau jika kita tidak bisa melakukannya, bisakah kita bersama pergi ke suatu tempat dan melakukan transaksi jual beli mimpi. Beli kepada seorang tengkulak mimpi.. adakah? dimana? Mimpi bukan sekedar bunga tidur kata beberapa orang, tapi kadang-kadang mimpi juga bisa energizing me!

→ 1 CommentKategori: Uncategorized