Retnodevil’s Weblog

Like Julianingsih

Desember 2, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

I miz U!

sahabatku, saudaraku..

Dia selalu membuatku menjadi merasa berarti dan merasa selalu mempunyai seseorang saat terasa semua orang meninggalkanku..

Dia adalah mata, yang mengerti merah putihnya aku.. demikian juga aku.

Dia adalah keriangan.. tiada yang tak terselesaikan di tangannya.

Perempuan tangguh, single, lovely, religious dan aku mencintainya sebagai saudara..

→ Leave a CommentKategori: Uncategorized
Tagged:

Friendster.. Facebook.. WordPress

Agustus 26, 2008 · 2 Komentar

Ada satu sisi yang untuk beberapa saat dan beberapa peristiwa ternyata kadang seseorang antisosial. Entah mengapa. Jarak? Waktu dan bercengkrama dengan rekan-rekan, mencari teman? Beberapa kali saya mengandalkan facebook dan friendster untuk mencari seseorang yang saya ingin jumpai.. termasuk wordpress untuk melihat dan membaca apa yang ada di dalam batok kepala teman saya. Weblog favorit saya dari dulu tentu saja The Red Femi. Bagiku blognya selalu energizing me.. dia selalu bisa mengungkapkan apapun menjadi cerita yang selalu menyejukkan jika dibaca.

Hari ini aku mencari seseorang, kupandangi foto-foto yang dia upload pada facebook.. OOhh.. ternyata.. aku tertinggal beberapa tahun kemajuan dibandingnya.. Aku harus berlari lebih cepat mengejar ketinggalan..

→ 2 CommentsKategori: Uncategorized
Tagged: , , ,

Solo Me- Oooooo

Agustus 26, 2008 · 1 Komentar

Tidak ada pagi yang quiet in the morning bersama dengan seduhan teh madu dan beberapa batang rokok, pagi yang selalu aku dambakan. Jam kerjaku berubah. Yang awalnya 12.00-24.00 dilanjutkan dengan hang out.. sekarang 09.00-17.00 no hang out! Ya, aku pindah kerja ke Jakarta, setelah dari Solo. Jakarta yang setelah selama 9 bulan aku tinggalkan.

Tidak buru-buru ke kantor, seperti pagi ini. Jalanan lengang.. semua lancar, aku sempat membeli bubur ayam berkuah di depan Swalayan Santa.. Rp 6.000,- bubur+kerupuk+sate usus dan sate hati ayam. Bukan sarapan yang berat kurasa.

Solo.. selalu menyisakan kegembiraan dan kesedihan sekaligus.. Aku merindukannya kini. Dengan segala gegap gempitanya dan sunyinya di setiap lorong hati dan relung-relungnya. Namun justru lorong sunyi itu adalah isinya. Aku merindukannya.. selalu…

→ 1 CommentKategori: Uncategorized
Tagged: , , ,

Trust No ONE!

Januari 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Aku percaya apa yang dikatakan seseorang, Trust No ONE! Dan aku juga percaya dengan yang dikatakan orang lain lagi, Jangan Pernah Berharap Pada Manusia.. Karena kedua pernyataan itu justru mengacu pada sebuah kalimat, “Jangan percaya (sekali pun) padaku.” Bukan semata-mata orang tidak ingin dipercaya. Pasti dia sudah melalui pergulatan lebih panjang dan lebih berliku daripada aku. Asam garamnya lebih berasa!

Semua ucapan dan sekalipun sudah tertuang hitam di atas putih, tidak ada yang bisa dipercaya. People change! Begitu pun dengan lidah dan ingatan..

→ Leave a CommentKategori: Uncategorized

Triwindu

Januari 18, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Aku heran, ketika istri Mangkunegara VII ulangtahun ke 24 dikado sebuah pasar. Apakah itu artinya semacam mesin uang? Seperti paman gober di zamannya? 1939! Mungkin kalau zaman sekarang artinya dikado supermarket ya? Atau Hypermarket.. ah tapi sekarang Triwindu nggak bagus2 amat, tepatnya flea market! Duh kasihan ya tuh kado.. nggak terawat. Secuplik. Mahal pula, mosok aku mau beli kobokan harganya Rp 50.000? Yang bener aja, nggak kuno2 amat. tapi pink pastelnya sangat menggoda! Tetap saja nggak kubeli. Nggak tega, coz kobokan itu akan naik pangkat jadi tempat floating candle… huh!

→ Leave a CommentKategori: Uncategorized

Menuntut! Apa indahnya?

Januari 14, 2008 · 3 Komentar

Menuntut, apa indahnya dari sebuah tuntutan? Apa buah dari tuntutan? Mengapa menuntut? Dan mengapa memutuskan memulai untuk menuntut. Merasa berhak-kah? Atau merasa keadaan sudah semakin baik? Ternyata tidak juga. Hanyalah sebuah egoisme yang dipaksakan pada orang lain. Tuntutan hanya membuahkan ketertindasan. Disaat itulah, hati yang sekian waktu nyaman untuk ditinggali, kini, bagaikan neraka jahanam, yang habis membabat pohon-pohon rindang, pohon kasih yang tertanam di relung.. what should i do? 

→ 3 CommentsKategori: Uncategorized

Tukar Mimpi

Januari 6, 2008 · 1 Komentar

Seandainya aku ingin bertukar mimpi denganmu bolehkah? Tanpa kita mengetahui apakah mimpi di kala kita tidur itu bagus atau jelek. Kontrak paten selama sekian waktu yang akan kita sepakati? Bisakah? Atau jika kita tidak bisa melakukannya, bisakah kita bersama pergi ke suatu tempat dan melakukan transaksi jual beli mimpi. Beli kepada seorang tengkulak mimpi.. adakah? dimana? Mimpi bukan sekedar bunga tidur kata beberapa orang, tapi kadang-kadang mimpi juga bisa energizing me!

→ 1 CommentKategori: Uncategorized

Quiet in d morning!

Desember 23, 2007 · 2 Komentar

Pagi itu aku masih berdaster, dingin di dalam kamar, sengaja tidak kubiarkan udara panas masuk terlalu banyak. Masih berselimut bed cover, hangat dan nyaman. Aku tidak suka terik yang menyengat. Belum lagi selesai mengumpulkan tenaga untuk bangun. Pagi yang kuharapkan bisa menjadi sumber kesegaran buatku, pagi sebagai segala sumber ide dan rencana. Belum lagi kutancapkan teko listrik untuk membuat air panas, menyeduh teh tubruk kegemaranku, belum lagi ada beberapa teguk air putih, belum lagi kunikmati Marlboroku.. aku suka pagiku yang tenang dan damai, di sebuah kamar kos yang jauh dari jalan raya, tiada kebisingan.. aku merindukan pagiku..

→ 2 CommentsKategori: Uncategorized

inderaku

Desember 23, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

seandainya aku boleh meminta, satu hari saja, menjadi seorang tanda indera pendengaran? Mengapa Tuhan tidak membuat telingaku tuli hingga aku kebal dari rasa sakit di hati? Semakin aku menutup telinga, semakin gendang telingaku mengalami hypersensitive! Dan hatiku terluka, bertubi..

→ Leave a CommentKategori: Uncategorized

samsara gupta

Desember 2, 2007 · 1 Komentar

hari ini aku hanya ingin menulis itu saja.

→ 1 CommentKategori: Uncategorized