Retnodevil’s Weblog

Triwindu

Januari 18, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Aku heran, ketika istri Mangkunegara VII ulangtahun ke 24 dikado sebuah pasar. Apakah itu artinya semacam mesin uang? Seperti paman gober di zamannya? 1939! Mungkin kalau zaman sekarang artinya dikado supermarket ya? Atau Hypermarket.. ah tapi sekarang Triwindu nggak bagus2 amat, tepatnya flea market! Duh kasihan ya tuh kado.. nggak terawat. Secuplik. Mahal pula, mosok aku mau beli kobokan harganya Rp 50.000? Yang bener aja, nggak kuno2 amat. tapi pink pastelnya sangat menggoda! Tetap saja nggak kubeli. Nggak tega, coz kobokan itu akan naik pangkat jadi tempat floating candle… huh!

Kategori: Uncategorized

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar