Tag Archives: asperger

Sindrom Asperger dalam My Name is Khan

Rekanku di pabrik alinea yang pegang desk otomotif pernah bilang kalau kita ke India, seperti menemukan Indonesia di tahun 80-an. Atau asumsiku, 30 tahun ke belakang. Bayanganku saat itu adalah, jalan-jalan besar, lengang, berdebu, gedung-gedung yang tidak bersih dan baju yang jadul.. dan orang-orang berambut godrong, televisi hitam putih, sepeda mini dengan keranjang besar di bagian depan.

Aku sendiri belum pernah melihat India dengan mata telanjang. Tetapi gambaran itu tiba-tiba muncul sebagai image yang melekat tentang India, setidaknya di benakku. Dan image itu pula yang menempel saat film My Name is Khan dikabarkan akan diputar di bioskop.

Film besutan sutradara Karan Johar ini mampu menarik perhatian movie freak sekaligus dinanti para penggemar film India. Baik karena alasan alternatif selain Hollywood Movies, ide cerita yang unik dan kerinduan pada the next after Kuch-kuch Hotta Hai, aktor dan aktris, Shahrukh Khan dan Kajol tetap punya penggemar yang loyal.
Film bergenre drama produksi Fox Searchlight Pictures ini sejak 12 Februari ampuh mendepak film-film Hollywood seangkatannya : Wolfman, Percy Jackson dan From Paris with Love tak ketinggalan film lokal: Arisan Brondong! [arisan brondong juga punya penggemar dengan tingkat curiousity yang tinggi lhooo!]

Mumbai

My Name is Khan bersetting di Mumbai, sebuah area metropolitan terbesar keempat di dunia dengan populasi melebihi 20 juta jiwa. [Kebayang kan bagaimana sesaknya, secara Jakarta adalah megapolis ini di urutan kedua dunia, setelah megapolis Tokyo.] Ok kembali ke Mumbai, ia dulu dikenal sebagai Bombay yang kemudian melahirkan inspirasi Bollywood karena memang pusat perfilm-an India terletak di kota ini.

Di salah satu sudut hiruk pikuk kota dikisahkan seorang anak lelaki muslim bernama Rizwan Khan, penderita simdom Asperger. Sindrom ini adalah salah satu gejala autisme di mana para penderitanya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lingkungannya. Mereka tidak bisa memahami kata-kata yang berarti banyak apalagi yang bermakna kiasan. Otak mereka mendesain kata seperti dalam kamus. Jadi tidak akan paham bahwa orang lain telah menggunakan bahasa slang, ironi, sarkasme atau bahkan tubuh orang lain mengisyaratkan ketakutan dan ketegangan. Inilah yang membuat mereka  kurang begitu diterima dalam pergaulan.

Rizwan Khan dewasa berpindah ke San Fransisco dan jatuh cinta pada Mandia [Kajol]. Menikah dan memulai usaha. Setelah peristiwa 9/11, Rizwan dan Mandira mulai menghadapi beberapa kesulitan. Dimulai dari sebuah tragedi, mereka berpisah. Ingin kembali memenangkan hati istrinya, Rizwan melewati sejumlah petualangan diberbagai negara bagian di Amerika.

khan + kajol

khan + kajol

Sebagai calon penonton, ya aku belum menyaksikannya. Membayangkan Rizwan berkelana dengan segala kekurangannya pasti akan sangat pelik. Konflik ini tentu akan menyedot perhatianku. Sekaligus ia akan menjadi aktor India pertama yang kupuji seandainya ia bisa melakonkan seorang penderita Asperger yang kesulitan mengontrol tubuh dan menjaga keseimbangannya.

Selain itu, dari sisi pemilihan ide cerita, aku sudah berharap akan mendapatkan kejutan luar biasa dari Khan, bukan Rizwan tapi Shahrukh. Selebihnya, Kajol, kupikir, ia hanya akan jadi spon kering yang dimanfaatkan untuk menyedot penonton. Tidak ada alasan untuk memuji aktingnya. Semoga aku salah… Si Cantik itu juga harus segera berimbang dengan Shahrukh.. bukan?